Mitos Karakter Yubaba Dalam Film Spirited Away (2001) Karya Hayao Miyazaki

Penulis

  • Nazwa Kaila Albani Universitas Teknologi Digital
  • Nayla Anggraeni Universitas Teknologi Digital
  • Khasna Imroatun Solihah Universitas Teknologi Digital
  • Adzka Rahma Sholihah Universitas Teknologi Digital

Kata Kunci:

Spirited Away, Yubaba, Semiotika, Mitos, Bubble Economy

Abstrak

Penelitian ini menganalisis makna tersembunyi pada karakter Yubaba dalam film Spirited Away (2001) menggunakan teori semiotika Roland Barthes. Penelitian difokuskan pada dua aspek: penampilan visual Yubaba (wajah, pakaian, aksesoris, ruangan) dan narasi  (tindakan dan ucapan dalam cerita) melalui tiga tahap analisis yaitu denotasi, konotasi, dan pengungkapan mitos. Penelitian ini menghubungkan karakter Yubaba dengan dua peristiwa sejarah Jepang: masa Bubble Economy (1980-1990) dan perubahan gaya hidup masyarakat Jepang era Restorasi Meiji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Yubaba bukan tokoh antagonis biasa, melainkan simbol dari nilai-nilai masyarakat Jepang yang menganggap kemewahan, gaya Barat, dan pencarian kekayaan sebagai hal yang wajar dan alamiah. Temuan ini mengungkap bagaimana animasi Studio Ghibli tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi juga menyajikan refleksi atas perubahan sosial-budaya di Jepang. Melalui pendekatan Barthes, penelitian ini membuktikan bahwa tanda-tanda visual dan naratif dalam film dapat menjadi jendela untuk memahami bagaimana ideologi, seperti materialisme dan superioritas budaya Barat dalam masyarakat Jepang.

Diterbitkan

2026-01-01

Cara Mengutip

Nazwa Kaila Albani, Nayla Anggraeni, Khasna Imroatun Solihah, & Adzka Rahma Sholihah. (2026). Mitos Karakter Yubaba Dalam Film Spirited Away (2001) Karya Hayao Miyazaki. VisualRaya : Jurnal Seni, Desain Dan Visualisasi Digital, 2(1), 102–114. Diambil dari //ejournal.digitechuniversity.ac.id/index.php/visualraya/article/view/194