Etnografi Visual Simbolisme Maung Siliwangi Di Ruang Urban Kota Bandung
Kata Kunci:
Maung Siliwangi, Representasi Visual, Budaya Urban, Identitas, BandungAbstrak
Penelitian ini membahas transformasi simbol Maung Siliwangi sebagai representasi budaya Sunda dalam konteks visual urban Kota Bandung. Berakar dari mitologi Kerajaan Pajajaran, simbol ini kini muncul dalam berbagai medium visual kontemporer seperti street art, streetwear, dan media sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis representasi, rekonstruksi, dan negosiasi makna simbolik Maung Siliwangi di kalangan masyarakat urban, khususnya generasi muda. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan kerangka etnografi visual melalui netnografi, wawancara berbasis visual, dan analisis semiotika Roland Barthes. Hasil penelitian menunjukkan dua kecenderungan visual utama, yakni nostalgia-etnik dan agresif-urban, yang merefleksikan negosiasi identitas antara tradisi dan modernitas.
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 VisualRaya : Jurnal Seni, Desain dan Visualisasi Digital

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.











